Heran..

Januari 6, 2009 by ave

Heran aja, bis dah berapa kali gw buka ni blog, g ktulis apa2. Ide banyak, namun tangan tak mampu jua bergerak :D

Terlalu banyak hal yang berseliweran, wara wiri di benak gw, sking banyaknya dah kya trance gw. Mo dicurahin dalam bentuk tulisan, belum secanggih itu kemampuan nulis gw. Jadi.. ya tak simpan wae di otak, trus asal ketik aja :D

Heran juga, saat gw berpikir masalah ato bban gw dah cukup berat, tiba2 temen yang lama tak bersua datang dan bercerita akan kemalangannya, dan maafkan daku sahabatku karena terpaksa bersyukur karena tak semalang dirimu :)

Jadi apa resolusi gw di taun baru ini? 1024×768, tetep sama kaya resolusi yng gw pake di taun lalu. Blum senggup beli monitor yang agak canggihan soalna :D

Heran..

From Padang With Love..

Oktober 14, 2008 by ave

Dari padang dengan cinta, wajar, karna dari city tag aja dah Padang Beloved City yang klo diterjemahin dalam bahasa yang mudah dipahami berarti Padang Kota Tercinta :D

Bukan mentang2 itu tanah kelahiran gw karna gimanapun bkan sifat gw mencintai tanpa alasan. Tapi gw akui faktor historis dan ‘familis’ adalah salahsatu faktor, namun ada hal2 yang membuat gw yakin bahwa ini adalah kota dalam skala khusus dan Sumatra barat sebagai propinsi dalam skala umum adalah sangat pantas untuk dicintai. Kenapa? Sekarang biarkan gw bercerita :D

Setelah lewat stahun gw g pulang dari merantau di ibukota NKRI, akhirnya kemaren tgl 22 gw menjejakkan kaki lagi di kota ini. Karena gw datang pas berbuka jadiah langsung nuka puasa, magrib, makan buesar dan setelah itu ke masjid untuk isya dan tarawih.

Saat itu setelah tarawih ada muhasabah untuk santri tingkat SD. Santri? iya, ternyata di mesjid deket rumah gw dan kebetulan ketua pengurusnya adalah bokap, sedang berlangsung Pesantren Ramadhan yang ternyata pula juga dilaksanakan secara massal di seluruh Mushalla dan masjid di kota padang karena merupakan program dari pemkot daerah (klo g salah dari propinsi juga). Dan ada insentif buat masjid yang menyelenggrakan dengan peserta lebih dari 50 santri untuk tingkat SD, SMP dan SMA.

Artinya apa bro? ada keseriusan yang teramat sangat dari pemerintah daerah untuk mempertahankan karakter ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’ di bumi minangkabau dengan mengcounter ekses globalisasi terhadap generasi muda. Apalagi mengingat itu hanya saah satu program pemerintah baik di bulan ramadhan maupun diluar ramadhan. jadi bukan sekedar program musiman dalam rangka ‘menyambut ramadhan dan mencari popularitas menjeang pemilu 2009 yang sdang ngetren belakangan ini :)

Dekadensi moral yang ‘dulu’ pernah heboh di level nasional (dan berkat ke-permisifan kita akhirnya benar2 terjadi) sekarang benar2 disorot di Minangkabau yang menggadang-gadangkan Islam sebagai akar budayanya. Ya.. mo gimana lagi, seperti kita liat di kota besar seperti Jakarta, dah tau sama tau aja y g :D

Dan g ada cara yang lebih tepat selain memperketat kontrol secara adat dan pembinaan dasar keislaman kepada bibit2 bangsa, calon datuak2 di masa depan, calon intelektual2, pengganti Buya Hamka dan Bung Hatta (yang dengan bangga kami akui sebagai contoh putra daerah yang sangat patut dicontoh).

Bagaimana dengan program pendidikan keilmuan lainnya? tenang, dari dulu sudah bertebaran program2 khusus bahkan bertaraf internasional di sekolah2 negeri di bumi minangkabau yang hasinya benar2 dapat dibanggakan. Sehingga nantinya produk unggulan Sumatra Barat bukan cuma rendang, keripik balado, sanjai, ayam pop, semen, batubara, tapi juga seperti jaman dahulu, menelurkan intelektual yang diakui di taraf nasional dan internasional, plus mereka jga tak hanya pintar secara intelektual namun cerdas secara spiritual (AMiiiiiin) Sampe gw benar2 serius jika nanti punya anak mending gw sekolahin di SumBar :D

Berani Kerja, berani capek

Agustus 30, 2008 by ave

pff, akhirny gw bisa nulis lg. dah 1bln lbih. Agustus, gw ulang taun dan dpet kado berupa kesibukan ruaarrr biasa :D lumayan nyita hati, tenaga, waktu, uang, pff.

bknny gw g bersykur. Fresh graduate, 1 thun kerja, dah dikasih amanah segitu besar. Berat, tapi berhubung gw lmyan suka tntangan en sapa tau ini langkah besar menuju kesuksesan, yo wis, tak embat aja, nothing to lose, msih muda, cri pngalaman dlu lah :D tapi ya gitu, gila, cuape buener. klo g nyambi kuliah si g bkal secape itu, senin sampe sabtu kerja, dengan jam kerja yng mw g mau kdu extend. Seharusnya kerjany g bgtu brat, cuma tnggung jwab yng berat, tp berhubung selama ini sistem dan management yang ada g jlan, terpaksa hrus mlakukan prombakan sistem en sistem mngement. Sbtu mnggu kuliah, mna lgi smester pndek :D duh, maafkan aku syngk, jgnkn untuk kamu, untuk nyuci baju aja hmpir g ada waktu :) nikah yuk, cucianku numpuk nih :D

Bismillah, mudah2n program yng dah tersusun berjalan lancar. ibarat kata pepatah, berakit2 ke hulu, dimakan buaya kemudian :D he he, jgn sampe. dan mudah2n g disikapi dengan intrik2 politik oleh para old gaffer yng ngerasa tersisih, gw dh bersumpah g akan berpolitik dlam level apapun sejak tk.3 kuliah dulu soalna :D

semngat!!! demi khidupan yng lbih baik :D

Posesif?

Agustus 2, 2008 by ave

pasangan anda posesif, tentu tidak.. kan dah gw kasih combantrin :D

Standarmu standarku standar kita

Agustus 2, 2008 by ave

kenapa terjadi perbedaan pendapat? apa sebenarnya yang berbeda? jalan pikiran setiap orang? kenapa? karena setiap orang punya standar berbeda dalam menyikapi suatu permasalahan. bener g?

manusia ditempa lingkungan, mulai dari keluarga, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat sekitar di tempat dia tumbuh kembang. jadisedikit banyaknya kepribadian dan cara pandang seseorang akan terpengaruh oleh lingkungannya.

contoh, seorang yang tinggal di daerah dimana santri semua akan beda cara pandangnya menyikapi pergaulan bebas dengan orang yang telah terbiasa hidup di kota metropolis yang sarat dengan budaya permisif. pihak pertama akan mengutuk habis2n, karena standar tinggi yang dia punya, sedangkan pihakkedua mungkin akan bilang ‘tergantung’, karena standar relativitas yang dia punya.

jangan dibahas dulu mana yang salah, karena komen yang medebatkan pendapat diatas hanya akan memperjelas bahwa tiap orang punya standar yang bebeda terhadap segaa sesuatunya.

Mungkin saat kita masih hidup dalam suatu komunitas, konflik pendapat akan sangat minim dikarenakan dibentuk oleh lingkungan dan kondisi yang tidak jauh berbeda, akan tetapi saat kita mencemplunglan diri dalam dunia yang lebih heterogen seperti dunia kerja, kampus, dsb, maka akan sering kita menemukan hal2 yang kita rasa bertentangan dengan standar yang kita punya.

Jika lo pernah terlibat dalam aktifitas kampus atau organisasi, pasti sering menemukan konflik skala minor ataupun major dengan sesama aktifis. Dalam sebuah rapat, diskusi, ataupun sekedar obrolan ngalor ngidul. Juga dalam lingkungan kerja. Walaupun visi dalam sebuah organisasi sama, kadang misi yang dipilih berbeda, ya karena itu tadi, standar perorangan yang berbeda.

ada baiknya menurut gw, agar konflik tak membesar, diperlukan kemampuan menilai karakteristik, kepentingan dan latar belakang seseorang yang merupakan kunci dari standar yang dia terapkan. dari situ kita bisa menyikapi dengan benar sehingga adu pendapat tidak meruncing, itu hanya dapat terjadi jika kita menyikapi dengan benar.

wawasan yang luas juga dapat membantu, dengan itu kitadapat memahami kondisi, posisi sehingga dapat menentukan toleransi yang dapat diberi tanpa meninggalkan standar yang kita punya, karena bagaimanapun standar itu adalah pada dasarnya prinsip yang kita pegang, dan telah berakar di hati.

gimana? g tau menurut lo semua. (sabtu pagi, bintaro)

Siapa yang lebih terluka?

Juli 26, 2008 by ave

Jika ada suatu hubungan cinta terputus menurut anda semua siapa yang lebih terluka? wanita apa pria? jika hubungan tersebut berakhir sebelum pernikahan siapa yang lebih rugi? wanita atau pria?

Pernah g terlibat dalam suatu perdebatan dengan pasangan anda tentang masalah ini? kesimpulan apa yang bisa anda dapat yang bisa diterima baik oleh anda maupun pasangan anda? ato pernah diskusi dengan orang lain?

Hm, klo cerai gmn yah? ah, ranah itu blum kebayng m gw :D

Yakin, anda berMORAL?

Juli 24, 2008 by ave

Moral? pasti pada tau lah, mo pas masih PMP (pendidikan moral pancasila) ataupun pas dah diganti ke PpKN, pasti kata satu ini diajarin oleh bapak dan ibu guru, dan kalo ditanyain satu2 ertanyaan diatas asti dengan tegas bilang “ya iyalah, masa ya iya duonk” :)

Kemaren (apa berapa bulan lalu gitu :D lupa) gw nonton film untraceable, tentang pembunuhan dimana korbannya di-set dalam suatu sistem atau rangkaian yang tersambung ke suatu device yang tersambung ke sebuah situs yang menayngkan secara live / vidoe streaming proses terbunuhnya si korban, y agak2 mirip SAW gitu. Tapi, alat tsb diset semakin banyak yang nonton atawa buka tuh situs semakin cepet tuh korban mati. Contohnya seorng korban yang diikat ditengah kepungan lampu UV, setiap jumlah tertentu pemirsa yang nonton, satu lampu nyala, yang nantinya semua lampu perlahan nyala dan membakar si korban yang tersiksa kepanasan. kebayang g?

Gilanya, tuh situs karena reality show tersebut penononnya membanjir hanya dalam bilangan hari, jika korban pertama butuh 1 hari lebih untuk meninggal, korban selanjutnya semakin cepat karena makin mebludaknya yang akses situs tersebut, gila kan? aahal ceritanya FBI dah bikin pengumuman agar janan membuka tu situs, tp justru mlah makin rame, ck..ck..ck

apakah yng akses tuh situs pada g bermoral y? apa pada mikirnya gini, ah satu orang ini, g ngaruh, kaya buang sampah, ah satu sampah g bikin banjir, iya! klo smua orng mikir gitu? prah juga kn?

Setelah nonton gw iseng… penasaran apa situs itu benar2 ada? gw cb buka, klo g salah www.killwithme.com deh. eh beneran ada, trus halaman depannya sama persis kya di flm, trus tulisan didepanny gtu gini, “u help to kill someone if u enter this site”……

akhirnya setelah berpikir beberapa detik (?) gw klik enter…. yng keluar adalah tulisan “wheres ur moral guys” :d ternyata itu situs bikinan yang bkin film, ntar linknya ke site offisial film tersebut.

Gila y, klo beneran berarti gw dah bantu wlo sedikit proses terbunuhnya si korban.. apakah gw g bermoral? g lah, gw yakin (?) gw masih punya moral, dan gw akan berargumen bahwa itu atas dasar curious, penasaran bro… Tapi apakah itu alasan yang bagus? masalahnya tuh korban mati, sedikit banyaknya ada bantuan dari gw… Prah :d

liat de sekeliling lo, liat diri lo dulu tapi, apa yang dah lo lakuin, dan tanya apakapakah lo punya moral?

Icip2 dulu?

Juli 23, 2008 by ave

Ada beberapa orang yang sudah cukup ‘berumur’ dan menurut mereka telah kembung makan asam, garam, cabe, jangan lupa pake pete, ma sosis dikit aja (nasi goreng?) ..hidup dan percintaan, yang bilang ke gue klo sebelum memutuskan untuk memilih satu orang wanita (masa waria!) sebagai istri, pacaran dulu dengan banyak wanita (sekali lagi…., masa waria!). Alasannya biar banyak pengalaman sehingga g kaget menemui berbagai macam cita rasa, dah g begitu parah saat patah hati, dan bisa memilih yang paling baik untuk kita.

Hm, kalo anda semua berpikiran semua yang bilang gitu adalah playboy di masa mudanya dan suka main wanita (untuk kesekian kali, masa waria!) anda salah. memang ada yang begitu, bahkan g cuma dimasa muda dahulu kala, tetapi di usia menjelang senja dan beranak dua. Tapi ada juga beberapa yang justru saya anggap oke sebagai panutan juga bilang hal yang sama, termasuk Bokap gw.

Sebelum lebih lanjut, gw ceritain dulu nih, bahwasanya Ave nan okeh ini baru satu kali menjalin hubungan yang disebut pacaran dan masih bertahan hingga saat ini serta masih dilingkupi kehangatan (g pke tanda kutip yang seakan2 menyatakan maksud kotor :D ) cinta, dan dengan penuh determinasi berusaha meretas langkah agar dapat saling menyayangi dalam satu atap tanpa perlu takut digrebeg satu kampung alias menikah.

Back to the maksoed…

Bukannya membela diri, tapi gw lebih setuju hubungan itu kalo bisa cukup sekali, klo bisa survive tanpa banyak konflik dan sama2 bahagia knp g? knp harus bkin portfolio yang berlembar2?

Klo pengalaman, justru dari pengalaman yang gw sarikan dan ambil kesimpulan dari curhatan temen2 gw, di jaman sekarang ini tuh lebih baik cari satu dan terus setia daripada gonta2 pasangan. Kebetulan sahabat gw punya bnyak curhatan mengerikan yang bikin gw lebih memilih untuk setia mumpung masih cinta.

Klo mencari yang lebih baik.. g juga, gimana klo kesimpulan yang didapat setelah perjalann panjang mencari the special one itu mlah yang pertama adalah yang terbaik, dan kesimpulan itu justru hadir disaat kita bersama yang lain dan dia juga telah bersama orang lain juga? Gila kan? kasihan pasangan kita sekarang donk kalo sampe kita berpikiran kaya gitu walo g sampe diungkapin ke dia. Ato justru yang berlaku adalah hukum bahwa manusia itu g akan pernah puas, mo nyari trus? smpe kapan? butuh berapa wanita yang tersakiti baru anda memutuskan pilihan? Kecuali kalo memang kita selalu salah pilih menurut standar KUHP, misalnya dapat residiviswati :D y g sgituny juga, tapi msa sampe salah pilih gtu? mang saat suka ma ce g pke tebang pilih y? makanya ke dokter mata dulu biar g salah liat kualitas, biar g asal. Ya gw akuin kebanyakan tuh mentok di perbedaan kepribadian, y g usah dipaksain, lgian yang salah menurut gw ntu yang ganti2 cuma buat pengalaman ato kali aja ada yng lebih baik dsb, klo mang bener2 g cocok ya mau apa, daripada  menderita sepanjang masa :D

Dah gitu gimana klo jadi kebiasaan? dah punya istri masih cari2, klo man mo poligami selama mampu dan distujui yo wis, tpi klo malah nyimpan sini dan sana? Kacau kan?

Kesanny gw membela wanita bgt g? y wajar lah, mereka itu g skuat kita sebagai pria, walaupun mereka sebenarnya kuat jg si :D (g jlas) cuma co apaan yng demi kelelakian dan egonya tega2ny nyakitin wanita? itu baru waria :D Lgpl bwt wanita yng lebih peka perasaanny psti lebih berasa sakitny dalam proses gnta-gnti tsb drpd co.

Kesimplan? g tau. yng jelas gw g stuju m gonta-ganti kecuali mang dah g bisa tertolong lg. yng lain g stuju ma gw y seterah :D

How far can you go?

Juli 23, 2008 by ave

Sejauh apa kita lakukan untuk cinta? Apakah benar ada saatnya kita harus berhenti? Tahukah kita jika saat itu datang? atau harus hancur dulu baru tahu? ataukah hati itu seperti phoenik? bangkit dari debu, hidup dari api, sembuh dengan air mata? terus terbang sejauh daya?

Ini bukan tentang gw.. karena sejuh yang gw tau masih harus diperjuangkan dan masih pantas diperjuangkan sampai ‘the deepest sound’ bilang cukup.. sampai hatipun telah mengkudeta perintah otak kepada kaki untuk terus menapak. dan belum :) otak dan hati gw masih seirama, betadine 1 botol pun belum habis menambal luka, jadi, kata hati gw santai aja jek, tancaaaap :D

Jadi tentang sapa? ada banyak orang diluar sana yang gw yakin bingung kapan harus berheni, kapan harus ngoyo tuk tetap maju. Termasuk seseorang yang sekarang dah mutusin tuk maju lagi setelah bingung mo maju, maju kemana :D Ada temen gw yang 2 (apa 3 y?) tahun kita ceramahin, marahin, jodohin, utangin (lha?) masih teteeeeeeep aja ngotot pengen ma co brengsek yang jelas2 brengsek, dan juga dah ngaku brengsek (brengsek banget kan? :D )

Itulah c***a, salah satu ‘penyakit’ hati yang  hitam putih dalam satu paket, bahagia ato sedih tetep aja nangis, matre g matre tetep aja boros :D

basi bgt y? Tapi serius, sejauh mana lo berusaha demi c***a? kapan lo pernah mutusin berhenti berusaha tanpa menyisakan secuil sesal di akhirnya?  seberat apa cobaan yang mampu lo tanggung demi c***a? Krn gw sendiri g tau.. mudah2n saat gw harusnya tahu bakal ada yang ngasih tahu apapun itu, mo tahu brontak, tahu isi seterah deh :D

Photo Blog

Juli 19, 2008 by ave

satu photo blog dari gw buat anda2 sadayana :d

visit, http://vip158.wordpress.com